Napi Pembunuh Gary Gilmore Ditembak

Napi Pembunuh Gary Gilmore Ditembak

Napi
Napi Pembunuh Gary Gilmore Ditembak

dunialain.xyz – Dor! Regu tembak di penjara negara pembagian Utah di Salt Lake City melakukan eksekusi mati terpidana persoalan pembunuhan bernama Gary Gilmore, hari ini 48 th. yang lalu.

Ini adalah eksekusi pertama yang dijalankan di Amerika Serikat sepanjang hampir 10 tahun.

Gary Gilmore, yang dikala itu berusia 36 th. dijatuhi hukuman mati atas masalah pembunuhan seorang petugas motel di Provo, Utah, pada 20 Juli 1976. setelah lewat proses hukum yang panjang, pengadilan banding di Denver membatalkan perintah penangguhan eksekusi antara dini hari itu.

Dalam pengakuan selanjutnya keliru satu hakim menyoroti ketentuan narapidana (napi) Gilmore yang tetap bersikeras agar eksekusi dilaksanakan.

“Seperti orang lain yang memiliki hak, Tuan Gilmore termasuk resmikan haknya sendiri. misalnya sebuah kekeliruan terjadi dan eksekusi masih jalan itu adalah keputusannya sendiri,” ujar Hakim Lewis seperti dikutip berasal dari BBC on This Day, Jumat (17/1/2025).

Hanya satu jam sesudah putusan tersebut nyawa Gary Gilmore berakhir. Eksekusi berlangsung di sebuah pabrik pengalengan yang udah diubah merasa area eksekusi penjara, disaksikan oleh sekitar 20 saksi antara pukul 08.06 (waktu setempat).

Setelah perintah eksekusi dibacakan, Gilmore mengucapkan kata-kata terakhirnya, “Let’s do it (ayo, lakukan)”.

Sebuah tudung sesudah itu dipasangkan di kepalanya, dan tujuan ditempelkan di kausnya. Regu tembak yang terdiri berasal dari lima orang mencuri posisi di balik layar dan menembakkan peluru. agar tidak ada eksekutor yang meyakini udah menembakkan peluru mematikan, keliru satu senapan diisi bersama peluru kosong.

Laverne Damico, paman Gilmore yang merasa saksi, mengutarakan bahwa keponakannya meninggal bersama dengan langkah yang dikehendaki “Dia meninggal seperti yang dia menginginkan bersama martabat. Dia mendapatkan keinginannya,” kata Damico.

Setelah eksekusi, jasad Gilmore dibawa ke Pusat Medis universitas Utah untuk kebutuhan penelitian medis. Organ-organ tubuhnya lantas digunakan untuk memberi dukungan pengembangan ilmu kedokteran.

Ini yang jadi Sorotan berasal dari Gary Gilmore

Selain dijatuhi hukuman mati atas pembunuhan seorang manajer motel di Provo, Utah antara tanggal 20 Juli 1976, Gary Gilmore juga didakwa membunuh petugas layanan stasiun di Orem, Utah, sehari pada mulanya namun persoalan itu tidak dulu disidangkan.

Dua faktor cerita ini membuatnya luar biasa. Pertama, hukuman mati sudah diberlakukan ulang secara kontroversial di Amerika Serikat antara tahun 1976 dan Gilmore adalah tahanan pertama yang dieksekusi berdasarkan hukum baru berikut ke-2 Gilmore melawan sistem peradilan untuk menentukan dia dapat dieksekusi dengan cepat. Gilmore sudah menggunakan 18 berasal dari 21 tahun terakhirnya di penjara.

Perjalanan berasal dari hukuman sampai eksekusi relatif singkat dibandingkan dengan sebagian besar narapidana hukuman mati di AS. biarpun demikianlah Gilmore dua kali mencoba bunuh diri di penjara kala dia tunggu dan eksekusi sempat ditunda tiga kali.

Dua orang menerima kornea Gilmore sebagian jam sesudah kematiannya – yang mengilhami band punk the Adverts masuk dalam jajaran lagu hit Top 20 dengan “Gary Gilmore’s Eyes”.

Kata-kata terakhir Gilmore sesudah itu diabadikan didalam kaus bertuliskan “Let’s Do It”.

Sementara itu antara 2 Desember 2005, Kenneth Boyd, seorang terpidana pembunuh, terasa orang ke-1000 yang dieksekusi di AS sejak hukuman mati diberlakukan kembali

You May Also Like

More From Author